Garda Terdepan RSUD Lebong: Membangun Kepercayaan Lewat IGD yang Cepat, Tepat, dan Humanis
Bengkulusatu.com, Lebong – Instalasi Gawat Darurat (IGD) seringkali menjadi penentu pertama wajah sebuah rumah sakit di mata publik. Sebagai gerbang utama bagi pasien dalam kondisi kritis, kecepatan dan ketepatan tindakan medis di ruangan ini adalah harga mati. Namun, bagi RSUD Lebong, kompetensi teknis saja rupanya belum cukup untuk memuaskan ekspektasi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Direktur dr. Meinoffiandi Leswin, RSUD Lebong kini tengah menggenjot transformasi layanan di unit IGD. Visinya jelas: menjadikan layanan darurat 24 jam tersebut tidak hanya sigap dalam urusan medis, tetapi juga memiliki sisi humanis yang kuat.
“Pelayanan kesehatan itu adalah kebutuhan dasar yang sangat sensitif. Orang yang datang ke IGD biasanya sedang dalam kondisi panik dan sulit. Karena itu, saya selalu tekankan kepada seluruh tenaga medis agar memberikan pelayanan dengan ramah dan sepenuh hati,” ujar dr. Meinoffiandi saat meninjau kesiapan layanan, Kamis (21/5/2026).

Menurut Meinoffiandi, selama ini banyak anggapan bahwa petugas medis di ruang darurat cenderung kaku karena tekanan kerja yang tinggi. Pola pikir inilah yang ingin ia ubah. Di RSUD Lebong, setiap perawat dan dokter jaga diarahkan untuk mampu bekerja profesional di bawah tekanan tanpa kehilangan rasa empati terhadap pasien maupun keluarganya.
Baginya, tindakan medis yang cepat akan terasa jauh lebih menenangkan jika dibarengi dengan pola komunikasi yang baik. “Kesiapan petugas dan ketepatan tindakan memang utama, tapi sikap ikhlas dan kepedulian itulah yang membangun kenyamanan bagi pasien,” tambahnya.
Tak hanya soal sikap petugas, dr. Meinoffiandi juga mengakui bahwa RSUD Lebong sedang melakukan pembenahan sistem manajemen secara bertahap. Ini mencakup banyak hal, mulai dari penataan alur pelayanan medis, peningkatan kedisiplinan petugas, hingga evaluasi pola komunikasi.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap elemen di rumah sakit bergerak dalam irama yang sama. Ia ingin setiap sudut pelayanan di RSUD Lebong benar-benar tertata maksimal dan transparan.
“Kami menyadari membangun kepercayaan masyarakat tidak bisa instan. Ini adalah kerja kolektif. Komitmen kami adalah terus berbenah di segala lini, karena keselamatan dan kenyamanan pasien tetap menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Melalui upaya peningkatan kualitas di garda terdepan ini, RSUD Lebong berharap masyarakat tidak lagi merasa ragu atau waswas saat membutuhkan layanan medis mendesak. Komitmen untuk menjadi rumah sakit yang aman, nyaman, dan terpercaya kini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang terus diupayakan setiap harinya di meja IGD. [trf/Adv]




