
Bengkulusatu.com, Lebong – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah kayu milik Depi yang akrab disapa Deping (53), warga Dusun II, Desa Semelako Atas, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, pada Minggu (16/8/2026) menjelang waktu subuh.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah setelah melihat kobaran api membesar dari bangunan milik korban. Dengan peralatan seadanya, warga berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi.
Berkat kerja sama warga, api akhirnya berhasil dikuasai sekitar pukul 04.49 WIB. Namun, besarnya kobaran api membuat rumah yang sebagian besar berbahan kayu itu tidak dapat diselamatkan dan ludes terbakar.
Beberapa menit kemudian, sekitar pukul 04.54 WIB, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan penyiraman dan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Keponakan korban, Domer Andiko, mengatakan saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah sedang menginap di kediaman anaknya di Desa Danau Liang.
“Tidak ada korban jiwa, karena saat kebakaran rumah sedang kosong,” ujar Domer.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Begitu pula dengan total kerugian yang dialami korban yang masih dalam pendataan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada rumah-rumah yang didominasi material mudah terbakar. Masyarakat juga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada sumber api yang berpotensi memicu kebakaran saat rumah ditinggalkan. [trf]




