Daerah

Tak Lupa Kampung Halaman: Putri Lebong Kirim Ribuan Paket Pangan di Masa Panik Pasca Banjir

Bengkulusatu.com, Lebong – Di tengah sisa-sisa lumpur dan duka pasca banjir besar yang menerjang Kabupaten Lebong pada Kamis (7/5/2026) lalu, sebuah aksi kemanusiaan hadir mendinginkan suasana. Bukan dari instansi besar, melainkan dari ketulusan seorang putri daerah yang kini sukses di perantauan.

Adalah Novliensi Gabriela dan suaminya Liga Gilang Pratama, pengusaha muda asal Lebong yang sukses membangun bisnis kontruksi plafon VPC di Bogor, yang tergerak melihat tanah kelahirannya tertimpa musibah. Melalui sang ibu, Yun Nengsi—yang juga merupakan sosok yang tak asing bagi warga karena pernah menjabat sebagai Kepala Desa Semelako I periode 2017-2022—bantuan langsung diterjunkan ke titik-titik paling terdampak, Jumat (8/5/2026).

Gerak Cepat di “Masa Panik” Aksi ini menyasar “masa panik” pasca bencana. Saat kompor warga belum bisa menyala dan persediaan pangan tertimbun lumpur, kehadiran ribuan nasi bungkus siap santap menjadi penyelamat.

Yun Nengsi tidak bergerak sendirian. Ia didampingi sang suami, Zulkarnain, beserta tim kecil yang berisi wajah-wajah yang tak asing bagi masyarakat Semelako. Tampak hadir tokoh pemuda Domer Andiko dan Robi Sugara, hingga sosok ibu muda Eis Septa Carolina.

Bahkan, Bidan Yeni Indriani (Ns. Yeni Indriani, S.Kep CWCCA) turut menyempatkan diri bergabung di sela kesibukannya berjibaku bersama relawan PMII Lebong. Tak ketinggalan, salah satu jurnalis lokal, Wilzen Tra Apriza, juga tampak menanggalkan sejenak kameranya untuk ikut menyumbangkan tenaga membagikan bantuan.

“Alhamdulillah, ada sedikit rezeki dari putri sulung saya dan suaminya di Bogor. Kami langsung bergerak karena tahu saat ini warga sedang lelah dan mungkin belum sempat masak,” ujar Yun Nengsi dengan nada rendah hati.

Menyisir Desa Terdampak Penyaluran bantuan ini dilakukan secara maraton. Mulai dari Desa Lemeu, Tangua, hingga Desa Pangkalan di Kecamatan Uram Jaya. Tak berhenti di situ, tim ini juga merangsek ke Desa Ujung Tanjung III di Lebong Sakti dan Talang Leak II di Bingin Kuning.

Metodenya pun fleksibel; jika ada posko resmi, bantuan dititipkan. Namun, lebih sering tim turun langsung membagikan ke tangan warga yang sedang membersihkan rumah agar manfaatnya langsung terasa.

Domer Andiko, salah satu tokoh pemuda yang ikut mengawal penyaluran, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada donatur. Ia menegaskan, meski dirinya tidak bisa membantu secara finansial, ia ingin memastikan energi dan tenaganya berguna agar bantuan ini sampai ke tangan yang tepat.

“Setiap bantuan yang disalurkan, insya Allah sampai kepada mereka yang membutuhkan. Mayoritas kita serahkan langsung door-to-door, sisanya kita titipkan di posko desa. Semoga hal baik seperti ini bisa terus berlanjut dan diikuti oleh pihak lain yang punya rezeki lebih,” harap Domer.

Pesan untuk Perantau Pemberian bantuan ini disambut haru oleh warga dan para kepala desa. Keberhasilan Novliensi bersama suaminya mengelola bisnis PT Gemilang Plafon VPC, PT Bintang Plafon VPC, dan PT Anugerah Plafon VPC di tanah Sunda ternyata tak membuatnya lupa pada akar tempat ia berasal.

Aksi ini menjadi pengingat bagi banyak pihak, bahwa kepedulian tidak selalu butuh birokrasi panjang; cukup niat tulus dan gerak cepat untuk mereka yang sedang kesusahan. [trf]

Bantuan diterima langsung oleh Pjs Kades Pangkalan
Yun Nengsi didampingi Perangkat Desa Lemeu saat menyerahkan bantuan berupa makanan siap santap
Menitipkan puluhan dus air mineral di Posko Bencana di Desa Lemeu
Tampak Domer Andiko dan yang lainnya masih semangat membagikan makanan siap santap dan air mineral kepada masyarakat di Desa Talang Leak II

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button