Plt Kadis PMD Lebong Pastikan Pilkades 2026 Tetap Digelar, Konsolidasi Internal Segera Dilakukan
Bengkulusatu.com, Lebong – Pergantian kepemimpinan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lebong tak membuat agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 kehilangan arah. Baru sehari usai menjalani serah terima jabatan (Sertijab), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Lebong, Heru Dana Putra, S.STP, M.Si, langsung menegaskan komitmennya untuk memastikan pesta demokrasi tingkat desa itu tetap terlaksana sesuai rencana.
Kepastian tersebut disampaikan Heru saat diwawancarai usai resmi menerima amanah memimpin Dinas PMD. Menurutnya, Pilkades menjadi salah satu agenda strategis yang harus mendapat perhatian serius karena menyangkut keberlangsungan pemerintahan desa dan hak demokrasi masyarakat.
Sebagai langkah awal, Heru mengaku akan lebih dulu melakukan konsolidasi internal di lingkungan Dinas PMD. Langkah ini diperlukan untuk mengetahui sejauh mana progres persiapan yang telah dilakukan sebelum dirinya menjabat, sekaligus memetakan berbagai kendala yang masih perlu diselesaikan.
“Kami perlu melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu untuk melihat sejauh mana tahapan Pilkades ini sudah berjalan. Karena saya baru menerima amanah ini, tentu perlu ada pemetaan yang jelas agar kami memiliki gambaran utuh mengenai kesiapan yang ada,” ujar Heru.
Mantan Kabag Pemerintahan tersebut menilai, hasil evaluasi internal nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah lanjutan. Dari sana, PMD dapat mengetahui pekerjaan apa saja yang harus segera dipercepat agar seluruh tahapan Pilkades tidak mengalami keterlambatan.
Menurut Heru, waktu persiapan yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal. Apalagi saat ini kalender sudah memasuki pertengahan tahun, sehingga koordinasi dan sinkronisasi dengan berbagai pihak terkait perlu dilakukan secepat mungkin.
Ia tidak menampik bahwa dalam proses persiapan sebelumnya kemungkinan terdapat sejumlah kendala yang harus dicermati. Namun demikian, hal itu tidak akan mengubah komitmen pemerintah daerah untuk tetap melaksanakan Pilkades.
“Kami akan melihat dulu kendala-kendala yang ada, kemudian mencari solusi terbaik agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal,” katanya.
Di tengah berbagai proses penyesuaian yang sedang berlangsung di internal dinas, Heru memastikan satu hal yang menurutnya tidak perlu diragukan masyarakat.
“Yang pasti, kami akan berupaya keras agar Pilkades tetap terlaksana pada tahun 2026,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Dinas PMD Lebong tetap menempatkan Pilkades sebagai agenda prioritas. Setelah konsolidasi internal selesai dilakukan, pihaknya berjanji akan menyampaikan secara terbuka perkembangan serta tingkat kesiapan yang telah dicapai.
Dengan langkah itu, PMD berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menghadirkan proses demokrasi desa yang aman, lancar, dan memberikan kepastian bagi masyarakat Kabupaten Lebong. [trf]




