DaerahPeristiwa

Dua Ruang Kelas SMKN 3 Lebong Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Bengkulusatu.com, Lebong – Kebakaran menghanguskan dua ruang kelas SMKN 3 Lebong di Desa Tik Jeniak, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Api melalap dua ruang kelas yang digunakan siswa kelas XII. Hampir seluruh bagian bangunan di dalamnya rusak berat. Meja dan kursi, kusen, plafon hingga bagian atap hangus terbakar. Setelah api berhasil dipadamkan, yang tersisa dari dua ruangan tersebut praktis hanya dinding beton.

Kebakaran sempat membuat suasana sekolah panik. Sejumlah pelajar berteriak histeris setelah melihat kepulan asap muncul dari bagian plafon kelas.

Kapolsek Lebong Selatan, Iptu Nurmansyah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan dua ruang kelas menjadi bagian bangunan yang terbakar.

“Ya memang benar terjadi kebakaran di SMKN 3 Lebong Selatan. Dua kelas yang terbakar,” jelas Nurmansyah, didampingi Kasubsi PIDM Humas Polres Lebong, Aipda Syaiful Anwar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Lebong, Guspin Karnova, mengatakan pihak sekolah pertama kali mendapat informasi dari para pelajar.

Saat itu, api sudah terlihat membesar di bagian plafon dan dengan cepat membakar bangunan.

Pihak sekolah bersama personel Polsek Lebong Selatan yang tiba di lokasi kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

Situasi cukup mengkhawatirkan karena api sudah menjalar ke bagian bangunan lainnya.

Beruntung, dua ruang kelas tersebut sedang tidak digunakan ketika kebakaran terjadi. Para siswa yang biasanya belajar di ruangan itu sedang menjalani kegiatan magang.

Kondisi tersebut membuat tidak ada aktivitas belajar siswa di dalam dua kelas saat api mulai membesar.

Dari laporan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun polisi belum memastikan penyebabnya.

Nurmansyah mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber api dan penyebab pasti kebakaran.

“Untuk penyebab pasti masih kita dalami. Untuk kerugian kita taksir mencapai Rp200 juta,” pungkasnya. [trf]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button