Bengkulusatu.com, Lebong – Suasana tenang di Desa Talang Donok, Kecamatan Topos, mendadak mencekam pada Minggu malam (8/2/2026). Sekitar pukul 21.00 WIB, warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di aliran Sungai Air Ketahun. Penemuan ini segera memicu kerumunan warga di tepi sungai, di tengah kegelapan malam yang hanya diterangi lampu senter petugas.
Kapolsek Rimbo Pengadang, Ipda Tri Cahyoko, mengonfirmasi kabar tersebut saat dihubungi melalui pesan singkat. Ia menyatakan bahwa pihaknya langsung terjun ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Ya, benar ada penemuan mayat. Saat ini kami bersama masyarakat setempat masih berada di lokasi untuk proses evakuasi dan identifikasi awal,” ujar Ipda Tri dengan lugas, Minggu (8/2/2026) malam.
Saat pertama kali ditemukan, identitas jasad tersebut sempat menjadi misteri. Jasad pria itu mengenakan jaket hitam, kaos biru, dan celana panjang cokelat. Namun, titik terang segera muncul setelah pihak pemerintah desa setempat melakukan pengecekan.
Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Suka Negeri, Benny Nophian, SH, MH, memastikan bahwa jasad tersebut adalah salah satu warganya yang dilaporkan hilang sejak Sabtu malam (7/2/2026).
“Benar, itu warga saya. Namanya Misnan, usia 40 tahun. Beliau sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB,” ungkap Benny.
Menurutnya, jenazah saat ini telah berhasil dievakuasi dan sudah disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman.
Meski identitas telah terungkap, penyebab pasti mengapa Misnan bisa berakhir di aliran Sungai Air Ketahun masih menjadi tanda tanya besar. Hingga berita ini dirilis, kronologi kejadian yang menyebabkan korban terjatuh atau terbawa arus sungai belum diketahui secara pasti.
Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini. Investigasi lapangan dilakukan untuk mencari tahu apakah ada unsur tindak pidana atau murni kecelakaan (tenggelam). Polsek Rimbo Pengadang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. [trf]




