Daerah

Kawah Candradimuka Paskibra: 38 Putra-Putri Terbaik Lebong Mulai Ditempa untuk Misi 17 Agustus

Dalam karantina 12 hari, mereka akan digembleng fisik dan mental untuk menjadi garda terdepan dalam upacara HUT ke-80 RI yang bersejarah.

Bengkulusatu.com, Lebong – Panggilan tugas negara telah tiba. Sebanyak 38 pelajar terbaik dari seluruh penjuru Kabupaten Lebong secara resmi memasuki “kawah candradimuka” pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Di pundak merekalah, amanah untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia akan diemban.

Pembukaan Diklat yang berlangsung khidmat pada Kamis pagi (31/7/2025) ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lebong, Bambang Agus Suprabudi. Momen ini menandai dimulainya sebuah perjalanan berat yang akan menempa mereka menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan berjiwa patriot.

Selama 12 hari ke depan, 38 siswa-siswi pilihan ini terdiri dari 21 putra dan 17 putri akan meninggalkan sejenak kehidupan normal mereka. Mereka akan dikarantina sepenuhnya di Mega Hotel, terhitung sejak 6 hingga 17 Agustus 2025.

Wakil Bupati Bambang menegaskan, karantina ini bukan sekadar isolasi fisik. Tujuannya jauh lebih mendalam: untuk membentuk karakter, menanamkan disiplin baja, dan memupuk rasa cinta tanah air yang murni.

“Ini adalah momen penting yang tidak hanya membentuk ketangguhan fisik, tetapi juga kekuatan mental dan jiwa korsa,” tegas Bambang dalam sambutannya.

“Keberhasilan upacara HUT RI ke-80 yang bersejarah ini sangat bergantung pada kesiapan kalian semua,” tambahnya.

Tugas yang menanti mereka bukanlah tugas ringan. Mereka adalah representasi dari generasi muda Lebong yang terpilih untuk menjalankan sebuah tugas kenegaraan yang sakral. Keberhasilan mereka akan menjadi cerminan kebanggaan seluruh daerah.

Lebih dari itu, prestasi mereka juga telah diakui di tingkat yang lebih tinggi. Empat perwakilan terbaik dari Lebong bahkan telah terpilih untuk bergabung dengan Paskibra tingkat Provinsi Bengkulu, sebuah bukti kualitas pembinaan di daerah ini.

“Jalankan pelatihan ini dengan penuh semangat, hormati para pelatih, dan jaga kekompakan. Buat kami semua bangga,” pesan Wabup Bambang.

Dengan dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda Lebong dan para kepala OPD, pembukaan Diklat ini menjadi sinyal bahwa seluruh elemen pemerintah dan masyarakat menaruh harapan besar pada pundak para pahlawan muda ini.

Kini, di balik pintu karantina, 38 putra-putri terbaik Lebong memulai gemblengan mereka. Mata seluruh masyarakat Lebong kini tertuju pada mereka, menanti dengan penuh harap untuk menyaksikan Sang Merah Putih berkibar dengan gagah di langit Lebong pada 17 Agustus 2025 mendatang, di tangan-tangan generasi penerus yang telah teruji. [Trf]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button