
Bengkulusatu.com, Lebong – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lebong, tepatnya di tanjakan terjal Talang Ulu, Kecamatan Lebong Utara, Senin (2/3/2026) malam. Satu unit mobil pikap merk Daihatsu Granmax dengan nomor polisi BD 9201 SZ bermuatan sekira 1,2 Ton dilaporkan terbalik setelah gagal menaklukkan tanjakan sekitar pukul 19.45 WIB.
Mobil yang melaju dari arah Eks Terminal Lebong (Pasar Rakyat Lebong) menuju Tubei, akan tetapi setibanya di tanjakan di Desa Talang Ulu kendaraan tersebut diduga tidak kuat menanjak sehingga mobil tersebut mundur dan hilang kendali yang menyebabkan mobil tersebut terguling menabrak pembatas jalan. Kejadian diduga kelebihan beban hingga kehilangan tenaga di tengah tanjakan, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Sopir mobil, Suhadi/Adi (43), warga Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lais, Bengkulu Utara, berhasil selamat tanpa luka serius. Meski demikian, Adi tampak shock berat setelah mobil yang dikemudikannya hilang kendali dan terbalik di badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebong, Aipda Bayu Indra Permana, mengonfirmasi bahwa penyebab utama kecelakaan adalah beratnya muatan yang dibawa.
“Mobil membawa muatan berat berupa sekam padi sebanyak 60 karung,” ujar Bayu saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, saat melintasi tanjakan Talang Ulu, mobil tersebut sedang berjalan beriringan dengan kendaraan lain.
“Mobil tiba-tiba kehilangan tenaga saat lewat tanjakan. Rencananya sekam padi ini mau dibawa dari Lebong ke Bengkulu Utara,” tambahnya.
Pantauan di lokasi pada pukul 21.00 WIB, petugas bersama warga sekitar telah berhasil mengevakuasi badan mobil ke pinggir jalan. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kini perlahan kembali normal.
Namun, puluhan karung berisi sekam padi masih terlihat berserakan di sekitar lokasi kejadian (TKP). Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengendara, terutama angkutan barang, untuk selalu memperhatikan kapasitas muatan saat melintasi medan tanjakan di wilayah Lebong. [trf]




