DaerahHukum & Politik

Tragedi Maut di Lebong: Mobil Agya Tabrak Ojek Gandeng, Satu Tewas Mengenaskan Terlindas Motor Vixion, Pelaku Kabur Dikejar Polisi

Bengkulusatu.com, Lebong – Sebuah kecelakaan lalu lintas super tragis mengguncang Jalan Umum Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara, pada Sabtu (30/8/2025) malam. Insiden mengerikan sekitar pukul 23.40 WIB ini menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, melibatkan tiga kendaraan sekaligus. Pelaku penabrakan awal kini tengah diburu polisi!

Kronologi Maut: Tabrakan Beruntun Hingga Korban Terlindas

Kecelakaan maut ini bermula saat sebuah mobil Agya silver dengan nomor polisi BD 1811 KD menabrak bagian belakang sepeda motor ojek gandeng Honda Verza merah BD 5486 HD. Ojek gandeng tersebut dikemudikan oleh Imam Mahdi (48), warga Desa Pyang Mbik, Kecamatan Amen.

Benturan keras itu membuat motor ojek terpental sejauh 5 meter. Penumpang-penumpang di atasnya pun terlempar ke jalanan aspal yang gelap.

Salah satu penumpang, Sumaryani (43), mengalami luka sangat parah. Ia mengalami luka di kepala, patah kaki, serta mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Tragisnya, Sumaryani menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.

“Kecelakaan ini sangat mengenaskan. Korban meninggal di tempat kejadian,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Tak sampai di situ, tragedi semakin memilukan. Ketika Sumaryani sudah tergeletak tak berdaya di jalan, sebuah Yamaha Vixion hitam BD 2409 HI yang dikendarai Fahri (16), seorang pelajar dari Desa Tunggang, melaju dari arah yang sama dengan kecepatan tinggi.

Tanpa sempat mengerem, motor Vixion itu menabrak tubuh Sumaryani yang sudah tergeletak. Tubuh korban terpental kembali sejauh 2 meter. Beruntung, Fahri selamat tanpa luka sedikitpun, meskipun motornya mengalami kerusakan cukup parah.

Pengejaran Pelaku Mobil Agya yang Kabur

Kasat Lantas Polres Lebong Iptu Hendra Wijaya, S.H., M.H., membenarkan insiden berdarah ini saat dikonfirmasi pada Minggu pagi. Ia mengungkapkan bahwa pengemudi mobil Agya langsung tancap gas melarikan diri usai kejadian.

“Masih dalam pengejaran mas,” tegas Iptu Hendra Wijaya kepada Tribunnews.com.

Patroli Sat Samapta Polres Lebong kini tengah memburu pelaku. Ciri-ciri pengemudi mobil Agya itu disebutkan sebagai laki-laki berusia 28-30 tahun, bertubuh tegap, berkulit sawo matang agak putih, dengan tinggi sekitar 175 cm.

Kelalaian Pengemudi Jadi Pemicu Utama

Penyelidikan awal yang dilakukan pihak kepolisian mengindikasikan bahwa kelalaian pengemudi mobil Agya menjadi pemicu utama kecelakaan. Pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang berhati-hati.

“Penyebab sementara karena kelalaian. Kami masih terus dalami kasus ini,” ungkap Kasat Lantas.

Iptu Hendra juga menambahkan bahwa kurangnya kewaspadaan pengendara motor lain yang datang setelah insiden awal, juga turut memperparah situasi dan menyebabkan korban Sumaryani terlindas untuk kedua kalinya. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap seluruh fakta dan menangkap pelaku. [trf]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button