Ratusan Siswa Korban Keracunan MBG Lebong Akhirnya Pulang Semua, Kadinkes Pastikan Sehat, Tapi Kasus Hukum Tetap Jalan Terus
Kadinkes Lebong Rachman Konfirmasi 13 Pasien Terakhir Sudah Keluar dari RSUD, Momen Haru Keluarga Jemput Anak. Polisi Disebut Masih Terus Usut Biang Kerok Keracunan Massal.

Bengkulusatu.com, Lebong – Kabar gembira akhirnya datang dari Kabupaten Lebong, Bengkulu, usai dilanda tragedi keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lebong, Rachman, S.KM., M.Si., memastikan seluruh siswa yang menjadi korban kini telah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.
Informasi ini menjadi angin segar setelah hampir sepekan lamanya para orang tua diliputi kecemasan.
“Hari ini, 13 pasien terakhir sudah pulang. Alhamdulillah, semua dalam keadaan sehat,” kata Rachman saat dikonfirmasi pada Minggu (31/8/2025).
Dengan kepulangan gelombang terakhir ini, maka tuntas sudah masa perawatan intensif bagi ratusan siswa yang mulai dilarikan ke RSUD Lebong sejak Rabu (27/8/2025) lalu.
Suasana haru pun menyelimuti RSUD Lebong saat para orang tua menjemput anak-anak mereka yang telah dinyatakan sehat oleh tim medis.
Meski seluruh pasien sudah kembali ke rumah masing-masing, Rachman menegaskan bahwa kasus ini belum selesai. Menurutnya, proses hukum terkait dugaan keracunan massal ini masih terus berlanjut.
Pihak kepolisian bersama tim terkait lainnya disebut masih bekerja keras melakukan penelusuran untuk menemukan penyebab pasti dari insiden yang menghebohkan publik ini.
“Persoalan ini belum selesai. Penyelidikan untuk memastikan penyebabnya masih terus berjalan,” tegasnya.
Sebelumnya, kasus dugaan keracunan MBG ini sempat menyedot perhatian nasional. Ratusan siswa di Lebong tiba-tiba mengalami gejala mual, muntah, dan diare hebat usai menyantap makanan dari program pemerintah tersebut.
Insiden ini membuat RSUD Lebong sempat kolaps karena dibanjiri pasien anak-anak dalam waktu yang bersamaan. [trf]